Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan 29 Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor transportasi hingga akhir 2024. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan hal ini dalam Rapat Kerja Nasional: Percepatan Penyelesaian dan Pra-Evaluasi PSN yang berlangsung di Jakarta pada Mei 2024.
Dari total 35 PSN sektor transportasi yang ditetapkan, sebanyak 25 proyek telah berhasil diselesaikan hingga pertengahan 2024. Proyek-proyek tersebut meliputi:
Pembangunan 7 Bandara Baru:
Proyek Kereta Api (7 Proyek):
Pembangunan 11 Pelabuhan:
Sebanyak 4 proyek transportasi sedang dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung tahun 2024, yakni:
Sementara itu, 6 proyek lainnya diperkirakan selesai setelah 2024, termasuk proyek besar seperti MRT Jakarta North-South dan East-West Fase I, serta LRT Jakarta Velodrome-Manggarai.
Menteri Perhubungan menekankan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi ini bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus logistik, dan mendukung pertumbuhan titik-titik ekonomi baru di Indonesia. Contohnya, Makassar New Port dikembangkan untuk memperkuat jalur perdagangan internasional, sekaligus menekan biaya logistik nasional. Selain itu, proyek seperti Bandara Internasional Yogyakarta yang terkoneksi dengan kereta bandara membantu memperlancar mobilitas masyarakat dan meningkatkan daya saing ekonomi.
Dalam upaya pemerataan pembangunan, Kemenhub menerapkan kebijakan Indonesia Sentris, bukan hanya berfokus pada Pulau Jawa. Contohnya, pembangunan Bandara Siboru di Papua Barat dan proyek kereta api di Sulawesi membuktikan komitmen untuk membangun di seluruh wilayah Indonesia. Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mempersatukan Indonesia melalui konektivitas yang lebih baik.
Melalui berbagai proyek infrastruktur ini, Kemenhub berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.