Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo memberikan apresiasi atas langkah yang diambil oleh Ahmad Dhani dan band Dewa 19 untuk membatalkan konser mereka di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 18 Januari 2025. Keputusan ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap Timnas Indonesia yang akan bertanding melawan Timnas Bahrain pada 25 Maret mendatang.
Konser yang telah direncanakan dengan meriah ini terpaksa dibatalkan karena lapangan SUGBK sedang dalam perawatan untuk mempersiapkan pertandingan Timnas Indonesia. Ahmad Dhani mengungkapkan bahwa pembatalan konser ini membawa kerugian besar bagi pihaknya, dengan estimasi kerugian mencapai miliaran rupiah. Namun, Ahmad Dhani mengungkapkan bahwa meskipun merugi, keputusan tersebut diambil untuk mendukung kesuksesan Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
“Ya, ada kerugian, lumayan. Ada lah miliaran,” kata Ahmad Dhani. “Tetapi, kami rela mundur demi kesuksesan pertandingan Indonesia lawan Bahrain di mata dunia,” lanjutnya.
Menpora Dito Ariotedjo memuji sikap Ahmad Dhani dan Dewa 19 yang lebih mengutamakan kepentingan timnas daripada keuntungan pribadi. "Langkah yang diambil Mas Dhani dan Dewa sangat bagus dan patut diteladani," ujar Dito.
Selain itu, Dito juga meminta kepada pengelola GBK untuk mencari cara agar perawatan rumput di SUGBK dapat lebih efektif, sehingga acara ekonomi kreatif lainnya tetap bisa berlangsung di kawasan GBK. "Kami juga terus meminta pengurus GBK untuk terus mencari cara mutakhir dalam perawatan rumput agar tidak hanya sepak bola, namun juga ekonomi kreatif bisa berjalan," kata Dito.
Menpora berharap agar seluruh kegiatan yang melibatkan sektor olahraga dan ekonomi kreatif dapat berjalan seiring, memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus berdampak positif pada perekonomian.